Pemerintahan kota (Pemerintah kota) Ternate, Maluku Utara, membagikanbujetuntuk pembayaran hutangdanpungutan bulanan Universal Health Coverage (UCH) sejumlah Rp14 miliar.
Ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, Fathiyah Suma, Kamis (7/8/2025).
Fathiyah Suma menerangkan, untuk tahun 2026 program pengembanganmasih tetap jalan, satu diantaranya program kesehatan ibu dan anak yang disebutkan Ojek Makanan Mama (Omama).
Simak juga: Mantan Anggota Polres Halmahera Selatan Terdakwa Narkoba Diberikan ke Beskal
“Tahun 2025 ini peruntukanbujet nya Rp 400 juta lebih.Tahun depannyadidistribusikanyang masih sama, dalam jumlahtargetdaerah kerja,” katanya
Disamping itu, Fathiyah katakan, untukmenjagakelangsungan UHC, Kota Ternate lewat program Agunan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan, didistribusikanbujetbayar uutang UHC danperuntukan pembayaran pungutan bulanan.
“Kita berusaha di APBD-Perubahan 2025 untuk membeck-up di 2026 dalam menuntaskanhutangyang terdapat,” sambungnya.
Disebutkannya, dalam KUA PPAS APBD-Perubahan 2025 sudahdidistribusikan Rp6 miliar, sedangkan di KUA PPAS APBD 2026 didistribusikansejumlah Rp 14 miliar untuk pembayaran hutang UHC danpungutan bulanan.
Simak juga: Tahun Depan, Pemerintah kota Ternate Pacak Dana Hibah Partai politik Rp1,3 Miliar
Disamping itu, sambungnya, pada tahun 2026, Dinas Kesehatan membagikanbujetuntukreferensi pasien keluar wilayah, yang sejauh initidakdibujetkan.
Di mana, peruntukan tahun 2026 dalam KUA PPAS sekarang inisejumlah Rp300 juta.
“Jikakeseluruhanhutang UHC sampai per Agustus jumlah sejumlah Rp17 miliar,” ucapnya. (*)